Ini Bukti Kecerdasan J.KLOP agar Liverpool Lagi Irit Banget dibandingkan Para Rival Tapi Mampu Bersaing


 

 Jakarta - Saat rival jor-joran, Liverpool malah adem ayem di bursa transfer musim panas ini. Kecenderungan irit banget itu pun sudah terjadi dalam beberapa jendela transfer.

Dalam usaha mempertahankan gelar juara Premier League, Liverpool malah baru mendatangkan bek Kostas Tsimikas dari Olympiakos dengan harga 11-13 juta paun.


Atas kebijakan transfer itu, Manajer Liverpool Juergen Klopp menyebut bahwa salah satu alasan klubnya tidak jor-joran adalah pertimbangan masa depan finansial, khususnya di tengah situasi pandemi saat ini. Apalagi si Merah bukan klub yang "dimiliki oligarki, (atau) dimiliki negara."


"Kami tidak bisa bilang bahwa kami ingin seperti Chelsea. Anda tidak bisa begitu saja membawa 11 pemain terbaik dunia dan berharap mereka tampil bagus. Ini semua soal kerja keras saat latihan. Itu mungkin jadi keunggulan kami," ucap Klopp.


Entah dimaksudkan sebagai sindiran halus ke Chelsea atau sekadar perbandingan, aktivitas belanja si Biru musim panas ini memang agresif sekali. Sudah lebih dari 200 juta paun digelontorkan dan itu diprediksi masih akan bertambah.


Sky Sports pun mengupas lebih dalam seputar aktivitas beli pemain Liverpool, Chelsea, dan klub besar Premier League lain yang dikategorikan sebagai enam besar. Liverpool memang paling irit dalam empat periode jendela transfer, yakni satu di musim panas ini, dua jendela transfer musim 2019/2020, dan transfer musim dingin di 2018/2019.


Dalam data di keempat jendela transfer tersebut, terungkap bahwa Liverpool cuma membelanjakan 23 juta paun. Paling kecil di antara enam tim top Premier League.

Chelsea berada di posisi teratas aktivitas belanja empat bursa transfer terakhir dengan 302 juta paun, diikuti Manchester United, Manchester City, Tottenham Hotspur, dan Arsenal secara berturut-turut.

Pada musim 2019/2020, Takumi Minamino menjadi pembelian termahal Liverpool dengan dana sekitar 7,25 juta paun di bursa transfer Januari. Sedangkan di musim 2018/2019, si Merah malah tidak melakukan pembelian pada bursa musim dingin.


Namun, pada musim panas 2018/2019, atau jendela transfer kelima sebelum ini --yang notabene sudah tidak masuk hitungan data Sky Sports, Liverpool memang masih belanja besar-besaran antara lain dengan membeli Alisson Becker, Fabinho, dan Xherdan Shaqiri. Barulah setelah itu the Reds irit banget dalam hal beli pemain.

0 Response to " Ini Bukti Kecerdasan J.KLOP agar Liverpool Lagi Irit Banget dibandingkan Para Rival Tapi Mampu Bersaing "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel